Traveling Murah Berkualitas : Hongkong Macau Shenzhen 8 Hari Rp 9 Juta tanpa Backpacker + Disneyland

travelling murah hongkong

Jalan-jalan tidak harus mahal, termasuk juga ke destinasi yang terkenal mahal yang satu ini : Hongkong. Ini bukan tips traveling termurah ala backpacker ya yang mungkin bisa lebih murah lagi, tetapi berlibur ke Hongkong, Macau, dan Shenzhen dengan tetap bermain seru di Disneyland, tidur di hotel atau setidaknya guesthouse yang luas, makan makanan yang enak, namun dengan biaya yang sangat terjangkau yaitu Rp 9 juta untuk 8 hari / 7 malam.  Bahkan juga menikmati buffet di restoran berputar yang berada di ketinggian 233 meter. Simak lebih lanjut tips travelling murah Hongkong berikut.

Sebagai orang yang suka travelling dan menikmati hidup, saya lebih memilih untuk tidur di tempat yang nyaman karena jika tidurnya berkualitas, maka stamina pun akan lebih terjaga untuk dapat menjelajahi berbagai tempat keesokan harinya. Sebagai wanita, barang bawaan untuk liburan alias isi koper juga terlalu banyak untuk bisa travelling ala backpacker. Oleh karena itu, saya suka merancang perjalanan yang berkualitas dengan akomodasi yang nyaman juga. Tidak perlu mewah namun tetap nyaman.

Highlight Tempat Wisata yang Dikunjungi di Hongkong, Macau, Shenzhen

Aktivitas di Hongkong : kami bermain seharian di Disneyland, mengunjungi Ngongping dan patung Big Buddha, naik tram ke Victoria Peak, bersantai menikmati kota Hongkong di Avenue of Stars, jalan-jalan di temple street dan ladies market, serta nge-mall di Harbour City.

disneyland hongkong

Aktivitas di Macau : kami makan siang sambil menikmati kota Macau dari ketinggian di Macau Tower 360 Revolving Resto (buffet), mengunjungi Ruins of St Paul dan Senado Square, serta jalan-jalan serta makan malam di Venetian’s.

ruins of st paul

Aktivitas di Shenzhen : mengunjungi icon wisatanya yaitu Windows of the World dan menghabiskan hampir seharian di sana, kemudian belanja di Dong Men Street yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan fashionnya kota Shenzhen. Tapi yaa shopping itu kan relatif, jadi personal needs tidak termasuk dalam budget 9 juta itu ya guys.

windows of the world shenzhen

Rekomendasi Hotel / Akomodasi Pilihan

Kami menginap 1 malam di Macau yaitu hotel Best Western Taipa (bintang 3) dan 1 malam di Shenzhen yaitu hotel Metropark (bintang 4). Sisanya selama 5 malam di Hongkong, kami memutuskan untuk tinggal di Guest House. Well, FMS Guesthouse adalah pilihan yang cukup baik, karena kami menyewa kamar 7 orang untuk kami tinggal berempat, jadi ruangannya luas, sangat cukup untuk koper-koper dan barang belanjaan kami tentunya. Guesthousenya juga lumayan bersih (walaupun masih kurang), pemiliknya sangat ramah, serta yang paling penting adalah letaknya yang sangat strategis di pusat kota Kowloon, cukup menyebrang untuk turun ke subway. Kenapa tidak tinggal di kamar yang khusus buat 4 orang? Ya karena masalah kenyamanan, sempit banget cuyy, buka 1 koper aja uda penuh, tidak bisa jalan lagi. Kalau backpacker sih pasti muat-muat aja.

Tips hotel murah : Pilihlah hotel dengan kamar yang lumyan besar dan kasur yang juga lebih besar walaupun sedikit lebih mahal, namun bisa untuk 4 orang, jatuhnya lebih hemat loohh guys.. Pada dasarnya sih hotel tidak mengizinkan sekamar berempat kecuali ada extra bed (itu pun jadinya maksimal 3 orang), tetapi karena kami hanya berempat dan terlalu boros untuk 2 kamar, maka pandai-pandailah agar tidak mencolok, juga demi lebih hemat tapi berkualitas kan?

Jadi, walaupun 1 kamar berempat, tetapi dengan space yang cukup besar dan kasur yang cukup nyaman juga, maka kualitas tidur dan relaks di kamar tetap terjaga. Anyway, metropark itu recommended sih guys. Kamarnya luas, ada sofa lagi di dalamnya alias ruang tamu mini, dan yang paling penting bersih. Selain itu lokasinya juga strategis, dekat dengan Dongmen street yang ramai itu serta dekat dengan kereta. Begitu juga dengan Best Western yang walaupun tidak seluas Metropark dan hanya bintang tiga, tetapi kebersihan tetap terjaga sehingga kami cukup nyaman.

Makanan

Makanan di Hongkong juga sangat sesuai selera. Dari restoran sampai street food semuanya enak. Sayangnya kami tidak sempat mencoba restoran Jumbo di Aberdeen, Hongkong selatan, karena letaknya yang cukup jauh dan kurangnya waktu. Jadi akhirnya kami menikmati sajian di tempat makan lokal yang searah dengan seluruh rute yang dituju, tidak sempat bermewahan di Restoran Jumbo tersebut sih, namun juga tidak hemat-hemat banget.  Habis sewajar dan secukupnya deh, menikmati beberapa tempat yang katanya populer (direkomendasikan oleh ownernya FMS Guesthouse tersebut).

Di Macau, kami makan siang di Restoran 360 Macau Tower seharga MOP 278 atau sekitar hampir Rp 500 ribu. Well, sekali-sekali gak apa-apa lah ya. Worth it? Well, jika di Jakarta aja sekali makan di cafe juga bisa mencapai Rp 2 ratusan ribu, maka menghabiskan Rp 4 ratusan ribu untuk pengalaman berkesan buffet di menara tertinggi di Macau dengan aneka makanan yang bervariasi dan berkualitas tentunya lumayan worth it sih. Malam harinya, kami makan malam di Venetian’s, harga standar yah seperti halnya makan di mall.

macau tower buffet

Makanan di Shenzhen lebih murah, namun rasanya kurang. Bahkan dimsum di sini aja kalah banyak dibandingkan dimsum di Hongkong.

Pengeluaran untuk Liburan 8 Hari di Hongkong, Macau, Shenzhen

Baiklah, berikut rekap pengeluarannya :

  • Tiket dan Bagasi : Rp 2.6 juta
  • Hotel / Guest House 7 malam : Rp 2.2 juta
  • Makan : Rp 1.8 juta
  • Transportasi : Rp 900 ribu (90% menggunakan transportasi umum, 10% taxi).
  • Tiket Masuk Wisata : 1.3 juta
  • Visa : Rp 340 ribu

Total pengeluaran Rp 9.14 juta all in untuk 8 hari / 7 malam di Hongkong, Macau, Shenzhen dengan mengunjungi berbagai daya tarik wisata seperti yang telah disebutkan di atas.

Semoga bermanfaat sebagai referensi anda jika ingin traveling murah tanpa backpacker, tetap tidur di hotel atau setidaknya tempat yang nyaman, dan tetap seru-seruan ke berbagai objek wisatanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *